kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

CEK FAKTA: Jokowi sebut Indonesia sudah mengelola Blok Mahakam dan Blok Rokan


Senin, 18 Februari 2019 / 09:32 WIB

Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Calon presidden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bahwa Blok Mahakam dan Blok Rokan telah dikelola oleh Indonesia. Pernyataan itu disebutkan pada segmen penutup debat Pilpres 2019 kedua, Minggu (17/2).

Fakta

PT Pertamina (Persero) resmi menjadi pengelola Blok Mahakam per 1 Januari 2018 seiring dengan kegiatan serah terima dari Total E&P Indonesie (TEPI). Adapun kontrak Blok Mahakam sudah habis sejak Desember 2017. Total EP sudah mengelola Blok Mahakam selama 50 tahun. Adapun pembagian sahamnya adalah 10% ke Pemda dan 90% ke Pertamina.

Sedangkan menurut penelusuran Kontan.co.id berdasarkan data Kementerian ESDM, pemerintah sudah secara resmi menyerahkan Blok Rokan pada Pertamina pada 31 Agustus 2018 dengan wajib membawar signature bonus US$ 784 juta.

Sebelumnya Pertamina meminta 100% saham Blok Rokan untuk 20 tahun ke depan. Lewat surat bernomor R-069/D00000/2018-S0, Pertamina mengajukan permintaan itu ke Dirjen Migas Kementerian ESDM, 28 Juni 2018.

Berdasarkan surat Pertamina yang juga diperoleh Kontan.co.id, perusahaan migas pelat merah ini menginginkan 100% participating interest (PI) Blok Rokan untuk kontrak 20 tahun mulai dari 2021 hingga 2041. Saat ini Pertamina masih melakukan transisi pengalihan aset dari Chevron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×