kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Hoaks, kabar pengguna tol terhindar denda meski kehilangan kartu e-toll


Sabtu, 18 Januari 2020 / 06:30 WIB
Hoaks, kabar pengguna tol terhindar denda meski kehilangan kartu e-toll
ILUSTRASI. Sejumlah kendaraan memasuki gerbang Tol Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/12/2019). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga menepis kebenaran informasi mengenaik pencatatan nomor identitas atau pengambilan foto uang elektronik bisa menjadi bukti untuk menghindari denda kehilangan uang elektronik.

Baru-baru ini tersebar pesan berisi solusi untuk menghindari denda kehilangan uang elektronik yang digunakan transaksi tol melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga: E-toll bakal lenyap dari sistem pembayaran tol, gantinya sistem cardless

Pesan berantai lewat media sosial tersebut menjelaskan, pengguna harus mencatat nomor atau memmotret uang elektronik yang digunakan untuk transaksi tol.

Pesan itu menyebut, ketika kartu uang elektornik hilang pengguna tol bisa menunjukkan nomor kartu yang hilang itu kepada petugas tol. Petugas akan melakukan cek sistem dan akan ketahuan pengguna masuk tol di gerbang mana. Dengan demikian pengguna tak harus membayar denda.

Meski sepintas terkesan masuk akal, operator jalan tol Jasa Marga mengatakan informasi itu tidak benar.

"Informasi tersebut adalah tidak benar," kata Dwimawan Heru, Corporate Communication and Community Development Group Head, PT Jasa Marga Tbk.

Denda kehilangan bukti tanda masuk tol telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 30 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah nomor 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol pasal 86 ayat 2:

"Pengguna jalan tol wajib membayar denda sebesar dua kali tarif tol jarak terjauh pada suatu ruas jalan tol dengan sistem tertutup."

Sesuai dengan peraturan di atas, maka setiap pengguna tol yang menghilangkan uang elektronik wajib membayar denda.

PT Jasa Marga menerapkan mekanisme penyelesaian masalah kehilangan uang elektronik dengan sederhana. Simak berikut ini.



TERBARU

×