kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Hoaks, kabar pengguna tol terhindar denda meski kehilangan kartu e-toll


Sabtu, 18 Januari 2020 / 06:30 WIB
Hoaks, kabar pengguna tol terhindar denda meski kehilangan kartu e-toll
ILUSTRASI. Sejumlah kendaraan memasuki gerbang Tol Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/12/2019). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

Pertama, Anda harus melapor kepada petugas yang berjaga di gerbang tol. Anda jelaskan bila uang elektronik telah hilang.

Kedua, Petugas akan membawa Anda menuju long booth atau kantor gerbang tol untuk menyelesaikan masalah kehilangan tersebut. Customer service Supervisor (CSS) akan membantu Anda untuk memproses kehilangan uang elektronik tersebut.

Ketiga, CSS akan melakukan konfirmasi terkait hilangnya uang elektronik. Setelah itu CSS akan memberikan informasi tentang tarif terjauh tol dan golongan kendaraan.

Keempat, Anda harus membayar denda sesuai dengan ketentuan yakni dua kali tarif tol jarak terjauh.  

Baca Juga: Uang tunai di dompet kurang, bisa bayar transaksi pakai Flazz BCA

Jasa Marga memberikan tips untuk Anda, pengguna jalan tol untuk menyimpan baik-baik uang elektronik. Anda sebaiknya menggunakan satu jenis uang elektronik untuk transaksi di gerbang tol. Terakhir, Anda sebaiknya rutin cek saldo uang elektronik.

Bila saldo mulai menipis, Anda sebaiknya segera melakukan isi ulang. Dengan begitu, perjalanan Anda tidak akan terganggu karena harus berhenti lama di gerbang tol untuk mengisi saldo.



TERBARU

×